Keblinger

Keblinger

Pahlawan

| Rabu, 10 November 2010
Terluka,
Bersimbah darah
Ketika sebuah pulau bundar menembus dada
Terjatuh,bersama harapan yang semakin menghilang
Terkulai,merenggang nyawa,
Meninggalkan medan peluru
Meninggalkan asa mereka

Pahlawan,kaulah bunga bangsa
Menyematkan wangi semerbak bercampur dalam percikan darah
Pahlawan,kaulah pendekar bangsa
Menjadikan tubuh sebagai perisaimu
Menjadikan tangan sebagai pedangmu
Menjadikan tulang sebagai pondasimu
Menjadikan darah sebagai pengorbananmu
Demi kemerdekaan bangsa

Kini engkau telah tiada
Enam puluh lima tahun sudah kita merdeka
Sepanjang itu pula jasa terlupa
Kini hanya tanah dan udara yang menjadi saksi
Bagaimana pengorbananmu demi meraih kemerdekaan Indonesia

1 komentar:

{ istanaindah } at: 14 November 2010 pukul 10.59 mengatakan...

keren peli,,,,,

Posting Komentar

 

Copyright © 2010 Dreamer's Diary Blogger Template by Dzignine